Dari Peserta Pelatihan Jadi Profesional: Kisah Sukses Alumni Merapi School Klaten
Ismail, peserta pelatihan program Barista lolos kerja di Saudi Arabia
CERITA ALUMNI SUKSES
Anisa
12/23/20252 min read


Klaten - Seorang alumni lembaga pelatihan Merapi School, Ismail, berhasil menjadi barista di Saudi Arabia setelah mengikuti pelatihan selama 1 bulan pada Juni 2024 dalam program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) yang didukung oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan (Dirsuslat), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan bekerja sama secara khusus dengan Merapi School.
“Juni 2024, aku bergabung pada program PKK Barista Merapi School Klaten, Jawa Tengah,” ujar Ismail.
Merapi School merupakan lembaga pelatihan profesional di Klaten yang fokus pada bidang Perhotelan, Kapal Pesiar, Culinary, dan Barista. Pemerintah memberikan dukungan kepada Merapi School dengan izin resmi pendidikan dan pelatihan yang menjadikan lembaga ini memiliki kredibilitas tinggi.
Ismail, sarjana Pendidikan Sejarah, memutuskan untuk banting setir ke dunia barista. Dari sebelumnya berkutat di pertanian kopi, kini ia memilih untuk menyajikan seduhan kopi terbaik bagi para penikmatnya. Hal ini diawali dengan kesibukannya saat kuliah yang membutuhkan asupan kafein dan menuntutnya untuk bangun pagi.
“Seorang anak petani kopi Sidikalang Sumatera utara, seorang pembenci kopi kini jadi pecinta kopi,” ucap Ismail, “makan pagi dan minum kopi, ah nikmatnya dunia! Kecanduan kopi sachet membuatku tertarik untuk mengulik kopi, mulai dari membeli kopi di aplikasi, dan visit beraneka macam tempat kopi.”
Niat awal Ismail banting setir ke dunia barista yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi, karena pada saat itu kopi hanya menguntungkan tengkulak bukan para petaninya.
“Niatku cuma satu, para petani harus sejahtera! Tapi kapan dimulainya? Masih menjadi pertanyaan,” ungkap Ismail.
Finansial menjadi faktor utama akan tekad Ismail untuk mendalami dunia barista. Menjadi Barista di Indonesia belum mampu mencukupi kebutuhan finansial bagi Ismail.
“Bekerja sebagai barista di Saudi Arabia tepatnya di 1K, Najran City,” ujar Ismail, “kerja di Saudi tentunya lebih menguntungkan secara finansial.”
Ismail memulai hidupnya dalam dunia barista berawal dari tekadnya untuk merantau ke Tanah Gayo sebagai eksportir kopi. Di Tanah Gayo, ia mendapatkan banyak pengalaman di dunia yang keras ini. Hal tersebut membuat Ismail semakin bersemangat untuk memasarkan kopi ke berbagai penjuru daerah.
Kemudian ia bekerja selama 3 bulan di salah satu kafe di Jombang, Jawa Timur, dimana ia banyak belajar tentang kopi yang memiliki keunikan. Selama periode tersebut, Ismail juga mengajar bahasa Inggris secara online sebagai pemasukan tambahan.
Untuk meningkatkan kemampuan barista, Ismail bergabung dalam PKK Barista Merapi School, yang dibarengi dengan praktik kerja di Lava Coffee and Kitchen.
“Di tempat ini aku sangat bersyukur sekali dipertemukan dengan Miss Murni yang mengajarkan banyak hal, terutama ilmu hospitality,” ungkap Ismail, “Mr. Pandu yang banyak mengajarkan ilmu perkopian baik manual, machine, dan latte art”
Pengalaman praktik kerja tersebut menjadi bekal yang berharga bagi Ismail sebelum akhirnya berkarir di Saudi Arabia. Serta memberikan ilmu kepada Ismail bagaimana bersikap yang baik di depan konsumen, mengatasi komplain, dan bagaimana cara menyeduh kopi terbaik.
“Bukan gimmick bukan juga iklan. Namun memang benar adanya, Merapi School telah banyak membantuku untuk mendapatkan posisi ini, posisi yang membuatku merasa bermanfaat. Senang rasanya setiap bulan dapat membantu finansial adik yang sedang kuliah,” ungkap Ismail.
Selain mendapatkan pelatihan dan pengetahuan terkait dunia barista, kopi, dan pelayanan konsumen, Ismail juga mendapatkan sertifikasi pelatihan dari Merapi School dan sertifikasi kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Barista sebagai output pelatihan selama satu bulan.
Ismail berhasil mewujudkan mimpinya dan langsung bekerja di Saudi Arabia pada Desember 2024 setelah melalui pelatihan di Merapi School. Keberhasilan Ismail dalam dunia barista, tidak terlepas dari dukungan Direktorat Kursus dan Pelatihan (Dirsuslat), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dalam program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) yang telah membantunya untuk meraih kesuksesan. Ismail menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dirsuslat Kemendikbudristek yang telah memfasilitasinya dalam meraih impian.
Kontak
Hubungi kami
Telepon
merapi.scc@gmail.com
+62 811 2644 038
© 2025. All rights reserved.
Designed by
Nuansa Archipelago | F&B Consulting, Event & Travel
legalitas lembaga
sertifikat akreditasi
Nomor 454/LA-LPK/XI/2022
IZIN DINAS TENAGA KERJA
SK No. 563/195/20
IZIN DINAS pendidikan
SK No. 400.3.4/618 Tahun 2025